Cara Pendaftaran Darul Hikam Mojokerto

Darul Hikam memiliki beberapa jenis pendidikan putra dan putri. Namun yang sering dicari adalah pendidikan di jenjang SMP dan SMA. Oleh sebab itu kami akan menjelaskan bagaimana pendaftaran Darul Hikam yang dipimpin oleh Kyai Masruhan Choteb ini.

Untuk pendidikan SMP dan SMA, biayanya tidak jauh berbeda. Sekitar 6-7 juta rupiah di awal tahun ajaran. Biaya ini sudah mencakup banyak hal. Sehingga Anda tidak perlu khawatir ada biaya tambahan lainnya.

Untuk bulanan 1,5 juta. Biaya ini untuk asrama, pendidikan, dan makan untuk tiga kali dalam sehari. Biaya ini mencakup study tour di akhir masa studi ke Malaysia atau Singapura. Mengingat KH. Masruhan Choteb merupakan imam di masjid besar Singapura, dan mengajar Quran di Malaysia.

Cara Pendaftaran Darul Hikam Mojokerto

Untuk mendaftar tidak perlu hadir ke pesantren. Cukup menghubungi 082140166166 (Ustadzah Iin). Komunikasikan saja, karena pelayanannya cukup baik. Jika ingin datang juga lebih baik hubungi nomor tersebut akan mendapatkan pelayanan dari pondok pesantren.

Biasanya jika ingin masuk tahfidz al Quran, diminta mengirimkan video yang menampilkan seluruh tubuh ketika membaca al Quran, cukup via wa saja. Kami belum pernah menemukan pola pendaftaran demikian. Hehehe.

Adapun syarat yang harus dipenuhi adalah standard pendaftaran sekolah, membawa ijazah terakhir. Ketika pendaftaran darul hikam, aka nada penandatanganan surat pernyataan dari orang tua untuk menyerahkan pendidikan anaknya kepada pihak pondok pesantren, seperti umumnya lembaga pendidikan.

Pendaftaran tahun berikutnya juga sudah terbuka. Kami wawancara dengan kyai, satu tahun sebelumnya sudah terisi 20%. Biasanya akan bertambah ketika menjelang tahun ajaran baru.

Pastikan Anda membawa pakaian yang sopan untuk anak. Karena pakaian yang tidak sopan, seperti ketat, sudah pasti tidak diperkenankan untuk dipakai di pondok pesantren. Sebaliknya, Anda juga jangan melupakan pakaian ibadah, seperti sarung dan peci. Kalaupun tidak membawa, sudah pasti harus membeli.

Jika Anda berada di luar kota, pesantren ini 15 menit dari terminal. Tidak terlalu jauh, sehingga mudah dijangkau. Stasiun kereta api tidak semua berhenti di Mojokerto, setahu kami hanya ekonomi saja. Kalaupun dari bandara Juanda, harus menempuh sekitar 2 jam melalui jalan tol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *